HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

Kapolda Sumut Serahkan Kendaraan Dinas

By On November 18, 2019


Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto SH. MH saat pimpin upacara penyerahan kendaraan dinas.

Medan,Ekspos.co.id- Kapolda Sumut pimpin apel penyerahan kendaraan dinas Sat Lantas dari Ditlantas Polda Sumut kepada Kasat Lantas sejajaran Polda Sumut dilapangan KS Tubun Mapolda Sumut senin (18/11/2019) pukul 08.45 wib.

Kapolda Sumut menyerahkan kendaraan dinas kepada Dit Lantas dan Sat Lantas jajaran diberikan kepada perwakilan.


Pemberian kendaraan dinas ini merupakan bentuk perhatian pimpinan Polri terhadap anggota Polri.Oleh karena itu amanah ini harus dijaga dengan baik dan dipergunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat.

Jumlah kendaraan yang diserahkan 35 unit terdiri dari 29 unit kendaraan mobil Toyota Rush dan 6 unit motor Yamaha Max.


Turut hadir mendampingi kapolda yaitu Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto Sik.MHum.Irwasda Polda Sumut,PJU Polda Sumut,para Wadir,Kasubdit,Kasat Lantas sejajaran Polda Sumut dan peserta apel yang hadir.

Dalam sambutannya Kapolda Sumut mengatakan kita sebagai anggota Polri harus bersukur atas karunia tuhan yang diberikan kepada kita semua berupa pangkat dan jabatan,tugas yang kita punya saat ini untuk membantu masyarakat dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kita sebagai anggota Polri yang diberikan amanah dan wewenang yang cukup besar harus dapat memberikan kontribusi bagi warga  masyarakat Indonesia.(MA)

AKBP Ikhwan Lubis:Cegah Radikalisme

By On November 17, 2019


Belawan,Ekspos.co.id- Pasca terjadinya penangkapan pelaku perakit bom bunuh diri, warga menolak keras adanya pengajian "Radikal" di lakukan warga Kecamatan Medan Belawan khususnya di Kelurahaan Sicanang.

Untuk itu, kami semua warga yang ada di Sicanang ini akan berencana melakukan kontrol sosial di khususnya di Kelurahan Sicanang kampung kami ini" katanya dengan tegas.


Hal ini disampaikan oleh warga Ricky Hasibuan warga Sicanang Belawan pada wartawan, Minggu sore (17/11).Kami sangat menolak adanya pengajian radikal yang ada di Kec. Belawan ini. 

Sementara, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH berpesan kepada masyarakat, agar semua element masyarakat untuk saling bekerja sama menjaga keamanan di daerah kita.

Saya minta laporkan kepada pihak berwajib apa bila ada suatu kejanggalan dan perencanaan tidak baik di daerah kita khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan" Sebut Kapolres.




Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang ada di wilayah hukumnya untuk saling menghargai antar umat beragama dan menciptakan persaudaraan yang erat dan saling mengasihi. 

Kita akan tindak apa bila ada kelompok Radikal yang berencana dan ingin memecah belah negara ini. " Tetap pada keimanan kita antar umat beragama, jangan mau terbujuk dan bergabung untuk ajakan sesat yang di lakukan manusia yang tidak bertanggung jawab. Saya mohon untuk tetap saling menghormati" terang Kapolres.

Sambung Ricky, kami juga tidak menyangka ada warga di seputaran sini terlibat langsung dalam aksi tersebut, " Maka dari itu, saya mengajak teman teman untuk saling kontrol dan akan melaporkan kepada pihak berwajib apa bila ada suatu kelompok yang akan merugikan umat manusia khususnya Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kami cintai ini," Tegasnya.

Kami warga Sicanang, sebut Ricky, akan terus memantau dan akan menolak keras adanya pengajian pengajian yang bersifat Radikalisme.

" Ini suatu pukulan besar bagi kami seluruh warga Belawan tentang kejadian yang baru baru ini di seputaran Kec. Belawan terlibat dalam aksi bom bunuh diri tersebut" katanya.(Red) 

Pabetor Di Tangkap Mau Buang Bangkai Babi

By On November 17, 2019






Medan,Ekspos.co.id- Polisi menangkap seorang pengendara becak bermotor yang hendak membuang dua ekor bangkai babi.Kedua bangkai babi ini rencananya akan dibuang ke aliran parit Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Pelaku menjelaskan, dia disuruh oleh pemilik bangkai babi yang ia tidak kenali dari Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, dengan upah Rp 500 ribu.

Menurut informasi yang diterima, pelaku pembuang bangkai babi ditangkap tim Pegasus Polsek Sunggal pada Minggu (17/11/2019) pukul 01.30 WIB. Pelaku yang juga pengemudi becak yang ditangkap ini bernama Sinar Hati Bulolo. 

Pelaku beserta becak dan dua bangkai babi kemudian dibawa ke Polsek Sunggal untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

"Benar, pengemudi becak membawa bangkai babi," ungkap Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmad saat dimintai konfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (17/11/2019).

Mengenai hal itu, Yasir menjelaskan sedang memburu oknum yang menyuruh pelaku membuang bangkai babi. "Lagi kita selidiki, mudah-mudahan segera tertangkap" jelas Yasir.(MA) 

Tuan Guru Basilam Berpulang

By On November 17, 2019


Langkat,Ekspos.co.id- Syekh Haji Hasyim Al-Syarwani (82) Tuan Guru Babussalam berpulang kerahmatullah, Sabtu (16/11/2019) sekira pukul 11.30 WIB di RS Colombia Medan setelah mendapat perawatan atas penyakit yang dideritanya.
Wafatnya ulama besar dan kharismatik tersebut disampaikan anak kandungnya Zamroni di perkampungan religius Babussalam Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sabtu (16/11) siang.

“Namun, Allah berkehendak lain atas hambaNya itu dan sekitar pukul 11.30 WIB beliau berpulang ke Rahmatullah,” sebutnya
Direncanakan jenazah Almarhum Syekh Haji Hasyim Al Sarwani akan dikebumikan Minggu (17/11) di pekuburan Kompleks Babussalam.
Kepada kaum kerabat serta masyarakat luas, Zamroni menyatakan meminta maaf jika ada kesalahan Almarhum semasa hidupnya,baik itu yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.(Red) 

72 Bangkai Babi di Aliran Sungai Bagan Percut

By On November 13, 2019


Percut Sei Tuan,Ekspos.co.id- Tim terpadu Pemkab Deli serdang terdiri dari Dinas Lingkungan hidup,Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Satpol PP, dibantu BNPB, PMI, dan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan yang langsung dipimpin Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP, serta beberapa Kepala Desa dan Kepala Dusun melakukan penyisiran berhasil menemukan 72 bangkai babi di sepanjang aliran sungai bagan Percut Selasa (12/11).  




Dengan menggunakan perahu karet dari BNPB dan 2 boat dari Nelayan,tim melakukan penyisiran sungai sampai ke muara bagan percut.Turut juga dalam tim antara lain Kasatpol PP Drs Suryadi Aritonang,Kadiskanla Drs TM.Zaki Aufa MAP, Kadis Infokom Haris Binar Ginting, Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP, anggota DPRD Deli serdang H.Rakhmadsyah SH.

Kasatpol PP Drs Suryadi Aritonang didampingi Kadis Infokom.Anggota DPRD H.Rakhmadsyah, SH dan Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP menjelaskan, penelusuran bangkai babi di sungai bagan Percut ini langsung atas perintah Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan untuk mengatasi wabah Kholera yang menyerang babi akhir akhir ini menjadi pembicaraan hangat dibeberapa media dan sempat viral.

 " Apa yang kita lakukan hari ini atas Perintah langsung Bupati kepada pihak terkait untuk mengatasi permasalahan yang sedang terjadi,langsung di sungai Bagan Percut. Dari hasil penelusuran jumlah bangkai babi yang kita temukan sebanyak 72 ekor mengapung di sungai Bagan Percut" kata Rakhmadsyah.  

Rakhmadsyah juga menambahkan, bahwa pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Deli serdang dibawah kepemimpinan Bupati H.Ashari dan Wakil Bupati HMA.Yusup Siregar yang cepat tanggap dalam permasalahan yang dihadapi masyarakatnya.

Menurut Rakhmadsyah penelusuran terhadap bangkai babi ini perlu dilakukan karena keberadaan bangkai babi tersebut sangat meresahkan masyarakat,khususnya yang tinggal di pinggiran sungai tersebut.

 " Sebab aliran sungai tersebut digunakan masyarakat untuk mencuci pakaian . Disamping itu juga di bagan Percut juga terdapat warung terapung yang menyediakan berbagai makanan hasil laut"  terang anggota legislatif asal Partai PKB tersebut.

Ditempat sama, Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman, MAP, juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki peternakan babi di Kecamatan Percut Sei Tuan untuk tidak membuang bangkai babi ke sungai namun menguburkan langsung agar tidak berdampak mengganggu kesehatan masyarakat, " 72 Bangkai babi yang di temukan selanjutnya oleh tim terpadu dikuburkan di pekuburan lahan garapan Desa Saentis" terangnya.(fo/red)

Mabes Polri Tunggu Hasil Investigasi

By On November 13, 2019



Brigjen Pol Dedi prasetyo Karo penmas polri 

JAKARTA,Ekspos.co.id- Mabes Polri mengaku masih menunggu hasil investigasi dan rekonstruksi yang dilakukan Tim Densus 88 terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, investigasi dan olah TKP dilakukan untuk mengetahui jumlah pelaku termasuk jaringan pelaku bom bunuh diri.

Kata Dedi, untuk sementara bahwa dugaan pelaku beraksi seorang diri atau lone wolf, tanpa ada jaringan teroris yang melekat secara langsung.

"Sementara pelaku masih kita coba dalami dulu ya, karena kan ada beberapa potongan tubuh dan itu harus direkonstruksi ulang untuk mengetahui berapa jumlah pelaku," kata Dedi, Rabu (13/11/2019).

Dedi memprediksi pelaku meledakkan diri bukan di kantin Polrestabes Medan, melainkan di halaman parkiran Polrestabes Medan karena ada beberapa kerusakan kendaraan setelah peristiwa bom bunuh diri tersebut.

"Jadi kejadiannya itu di halaman parkir ya. Dugaan sementara itu karena ada beberapa kendaraan yang rusak," katanya. 

Selain itu, Dedi menjelaskan bahwa Tim Densus 88 Antiteror dan Polda Sumatera Utara juga masih mendata jumlah pasti korban atas peristiwa itu. "Sementara korban luka masih didatakan dulu ya,"

Keterangan sementara yang bisa diinfomasikan sebanyak 6 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa itu termasuk anggota Polri.(red) 

Keamanan Kota Medan Kondusif

By On November 13, 2019


Tampak personil kepolisian berjaga-jaga di depan gerbang masuk polrestabes medan

Medan, Ekspos.co.id- Polrestabes Medan Sumatera Utara mendapat serangan bom bunuh diri sekira Rabu (13/11/2019) pukul 08.45 WIB. Pelakunya adalah Rabbial Muslim Nasution alias RMN (24).Ia melakukan aksinya sambil berjalan menuju ke arah kantin yang bersebelahan dengan kantor pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Walaupun ada aksi bom bunuh diri tersebut, Polri memastikan kondisi saat ini sudah kondusif. Terutama di wilayah hukum Polda Sumatera Utara. “Kita imbau masyarakat tetap tenang, khususnya yang di Medan, Sumatera Utara bahwa situasi keamanan secara umum kondusif,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Humas Polri,Rabu (13/11).

Brigjen Dedi melanjutkan, dari hasil penyelidikan, pelaku lahir di Medan. Untuk sementara ini, polisi menyimpulkan pelaku lone wolf, tidak terkait jaringan terorisme manapun. “Lahir di Medan, status pelajar atau mahasiswa, kemudian yang bersangkutan diidentifikasi, identitas dikembangkan Densus 88 bahwa pelaku melakukan aksi terorisme lone wolf,” tambah Brigjen Dedi.

Ia menegaskan, Mabes Polri akan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat setelah terjadinya aksi bom bunuh diri. Hingga kini, Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror masih terus bekerja di lapangan. Hal itu untuk mengetahui lebih dalam terkait bom bunuh diri tersebut. “Tim masih bekerja di lapangan, mohon doanya agar bisa mengungkap secepat mungkin.(red) 


Contact Form

Name

Email *

Message *