HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

 Posting Rusak Bendera dan Foto Presiden, Poldasu Tangkap Netizen

By On September 18, 2020


Medan,Ekspos.co.id- 
Tim Unit 2 Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap netizen pemilik akun instagram Maya.tmaya635 yang telah memposting serta memviralkan video perusakan Bendera Merah Putih serta penghinaan terhadap Presiden RI dan Wakil Presiden RI.

Diketahui, pemilik akun instagram yang telah melakukan penghinaan itu bernama Rohmeini Purba (27) warga Jalan Negara, Lingkungan III, Kelurahan Petapahan, Kecamtan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Penangkapan itu dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (18/9).

Menurutnya, netizen yang ditangkap itu terbukti melakukan tindak pidana karena merusak lambang negara, menghina kepala negara dan menyebarluaskan melalui media elektronik (media sosial). 

"Dari hasil penyidikan sementara motivasi tersangka melakukan perbuatan itu ingin mencari perhatian seluruh warga dunia atas tindakannya yang berpacaran dengan warga Malaysia. Namun tidak didukung bahkan cenderung ditolak di tengah keluarga dan semua kenalannya," ungkapnya. 

Dalam penangkapan itu, Nainggolan menuturkan turut disita barang bukti handphone Samsung A20 akun facebook atas nama Lovelyta Putri Valentine dengan URL.

Kemudian, akun Instagram atas nama maya.maya635, sikat WC warna biru, foto Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden atas nama KH MA’RUF AMIN yang telah dirusak serta Bendera Republik Indonesia yang telah dibakar.

"Tersangka sudah diamankan di Polda Sumut. Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 57 Jo Pasal 68 Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 Jo Pasal 316 KUHPidana," pungkasnya. MA

Kapoldasu Buka Kegiatan Pembinaan  Penanggulangan, Pencegahan Radikalisme Dan Intoleransi Di Jajaran Polda Sumut

By On September 17, 2020


Medan,Ekspos.co.id- 
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si membuka kegiatan Pembinaan Penanggulangan, Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi Kepada Personel Polda Sumut T. A. 2020, bertempat di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (17/09).

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Polri dituntut untuk mencegah kelompok radikal dan intoleran guna tumbuh ditengah masyarakat sehingga hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat tetap terjaga.

Paham intoleransi tidak boleh dikembangkan karena pada akhirnya akan menghasilkan radikalisme dan memecah belah bangsa. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan paham-paham tersebut dapat masuk ke tubuh Polri.

"Sebagai anggota Polri kita bertugas untuk mencegah penyebaran paham-paham tersebut. Jangan sampai kita terlibat dan terpapar", ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Irwasda Polda Sumut, Ketua FKUB Dr. H. Maratua Simanjuntak, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Sumut diwakili Parlindungan Pane,S.H,M.Si, PJU Polda Sumut, serta personil Polres jajaran.


Kapolda Sumut melanjutkan sebagai umat beragama kita harus saling menghargai, menghormati dan tidak boleh di intervensi. 

Jika kita saling menghargai dan menghormati maka Indonesia akan semakin maju dan makmur.

Pencegahan ini tidak hanya merupakan tugas dari TNI-Polri namun juga sangat diperlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. 

Terkait pandemi Covid-19, Kapolda Sumut juga mengingatkan untuk selalu menerapkan anjuran protokol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah karena penyebaran Covid-19 di Sumut semakin meningkat. 

"Jaga kesehatan karena Covid-19 tidak mengenal pangkat, jabatan dan status. Siapa saja dapat terpapar. Mari turut andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19", ujarnya. MA

Kapolda Sumut : Unsur Tiga Pilar Ujung Tombak Penanganan Covid-19

By On September 15, 2020


Medan,Ekspos.co.id- 
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si mengatakan peran dari unsur 3 pilar yaitu Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa sangatlah besar dan menjadi ujung tombak penanganan Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumut dalam Rakor Bhabinkamtibmas dengan tema "Peran Kamtibmas Dalam Penerapan Protokol Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Menghadapi Pemilukada Tahun 2020" yang digelar di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (15/09)

Kapolda Sumut mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 sudah mencapai  8.526 orang. Covid-19 tidak mengenal pangkat,  jabatan dan status siapa saja dapat terpapar virus tersebut. Wilayah Sumut menduduki peringkat ke - 7 Nasional terkonfirmasi Covid-19

Unsur 3 pilar harus berperan aktif dalam mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Beri sanksi sosial berupa tindakan fisik bagi masyarakat yang melanggar namun tetap secara sopan dan humanis.

Irjen Martuani mengatakan dihari pertama pelaksanaan Operasi Yustisi Tahun 2020, sudah ada sekitar 1.300 teguran kepada masyarakat yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan dimana mayoritas adalah para pelaku usaha.

"Minggu ini masih kita berikan teguran dan penahanan KTP selama 3 hari bagi para pelanggar. Namun, minggu depan akan kita beri sanksi denda berupa 100 ribu untuk perorangan dan 300 ribu bagi para pelaku usaha", ungkapnya

Jika para pelaku usaha masih tidak patuh maka tempat usaha akan ditutup sementara.

Hal ini dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya mematuhi anjuran protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.


Irjen Martuani juga meminta Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk tegas dan tidak ragu memberikan sanksi jika masih ada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Dampak dari pandemi Covid-19 juga menganggu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Irjen Martuani meminta Kepala Desa dan Lurah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa menciptakan satgas diseluruh kampung agar menjadi Kampung Tangguh untuk terlibat secara aktif dalam penanganan Covid-19 dengan melibatkan komunitas maupun organisasi didaerah masing- masing.

Irjen Martuani juga mengingatkan agar seluruh personil TNI-Polri dan ASN bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada yang akan datang. Tugas sebagai aparatur negara hanya mengawasi penyelenggaraan Pilkada berjalan aman dan kondusif. 

"Siapapun yang terpilih nantinya dia adalah putra-putri terbaik daerah. Mari kita jaga netralitas sebagai aparatur negara dan bekerja sama agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman, lancar dan tertib", ujarnya. MA

Kapolda Sumut Turun Langsung Tegur Masyarakat Yang Tidak Pakai Masker Saat Berada Di Luar Rumah

By On September 14, 2020

Gelar Razia Operasi Yustisi, Kapolda Sumut turun langsung tegur masyarakat yang tidak pakai masker. 


Medan,Ekspos.co.id- 
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin meninjau langsung pelaksanaan operasi yustisi yang di laksanakan serentak di Sumut, Senin (14/09). 

Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini melibatkan kurang lebih 100 personil dari  unsur TNI, Polri dan Pemerintah di setiap lokasi pelaksanaan razia.

Jenderal bintang dua ini mengatakan kegiatan ini di laksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran corono virus. 

Pelaksanaan operasi yustisi ini di bagi menjadi  4 titik di seputaran jalan Lapangan Merdek Kota Medan. 


Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si Turut langsung melaksanakan razia masker di lapangan Merdeka Kota Medan hingga meninjau ke stasiun kereta api medan mulai dari loket hingga ruang tunggu keberangkatan penumpang kereta api. 

“Kita melibatkan seluruh element baik dari TNI, Polri dan Pemerintah Sumut yang secara serentak hari ini melaksanakan operasi yustisi” jelas Irjen Martuani.

Nantinya setiap pelanggar akan di berikan sanksi dan denda bervariasi mulai dari yang sanksi sosil berupa tindakan fisik dan melaksanakan sidang yang di pimpin pihak kejaksaan yang nantinya KTP akan di lakukan penahanan selama 3 hari. 

Dan untuk tempat usaha yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan  akan di berikan sanksi untuk menutup usahanya sementara. 


“Untuk sanksi berupa denda uang masih akan di sosialisasikan lagi” ucap Kapolda Sumut. 

Kapolda sumut juga turut menyampaikan harapannya dengan di laksanakannya razia operasi yustisi ini dapat menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya kesehatan di tengah pandemic covid -19 yang masih marak dan terus memakan korban sekaligus, semoga apa yang pemerintah laksanakan ini dapat menekan jumlah korban yang terpapar covid -19” jelas Kapolda Sumut. 

“Saya juga berharap masyarakat patuh bukan karena takut akan sanksi atau denda yang di berikan tapi karena takut akan terpapar covid -19 sehingga masker dan anjuran protokol kesehatan lainnya sudah menjadi hal yang di haruskan saat akan beraktifitas dan jangan ada lagi alasan lupa ataupun lain lain” tutup Orang nomot satu di Polda Sumut. MA

Kapoldasu Terima Audiensi DPP KMDT

By On September 11, 2020


Medan,Ekspos.co.id- 
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si didampingi PJU Polda Sumut silaturahmi dan audiensi dengan Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba, Jumat (11/09)

Kapolda Sumut menyambut kedatangan Ketua umum DPP KMDT bapak ST Edison Manurung, Wakil Ketum DPP KMDTX DR. Erni br Pasaribu, Sekjen DR. Ir. Sitorus,  Dewan pakar Prof. Dr. Sihor Situngkir, Dewan pakar Prof. Dr. Robert Sibarani serta Ketua DPP KMDT Ujiana br Sianturi.

Kapolda Sumut mengatakan permasalahan yang saat ini terjadi di Danau Toba yaitu permasalahan lahan dimana didaerah Toba dan Samosir pernah ditemukan ladang ganja 

Akibat pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan ke Danau Toba juga berkurang sehingga perekonomian masyarakat terganggu. 


"Beberapa waktu lalu kami menanam bibit jagung bersama masyarakat untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan di Kab. Samosir", ujar Kapolda Sumut.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang pariwisata juga sangat diperlukan seperti penggunaan bahasa yang santun, menjaga kebersihan lingkungan sekitar Danau Toba serta menjamin keamanan disetiap destinasi wisata.

Ditengah pandemi saat ini juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengelola objek wisata yang berada di sekitar Danau Toba untuk meningkatkan protokol kesehatan guna menghindari cluster baru. Hal ini untuk menjamin masyarakat yang berkunjung agar tidak terpapar Covid-19. MA

Kapoldasu Sambut Kedatangan Mahasiswa Papua

By On September 11, 2020


Medan,Ekspos.co.id-
 Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, menerima kunjungan 30 mahasiswa asal Papua yang tengah mengikuti pendidikan di Kota Medan, Bertempat di Aula Adhi Pradana, Jumat (11/9).

Para mahasiswa Papua itu pun diajak Kapolda Sumut bersama Para PJU makan siang bersama. Suasana hangat dan kebersamaan pun terlihat saat menyantap makanan yang telah disediakan. 

Dalam sambutannya, Martuani mengucapkan terima kasih atas kedatangan para mahasiswa Papua yang tengah menjalani pendidikan di Polda Sumut. 

"Kita ini keluarga. Sebab, sebelumnya pernah bertugas di kampung halaman adik-adik semua di Papua," katanya. 


Martuani pun mengajak seluruh mahasiswa untuk turut serta mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak menuju adaptasi kebiasaan baru mencegah penularan Covid-19. 

"Dengan kita selalu mematuhi protokol kesehatan maka dapat mencegah penularan virus mematikan tersebut," ungkapnya. 

Tak lupa, Martuani mendoakan seluruh mahasiswa berhasil dalam mengeyam pendidikannya sehingga nantinya ilmu yang diterima dapat implementasikan kepada masyarakat jika kembali ke kampung halaman di Papua. 

"Semoga hubungan silahturahim ini tetap terjalin dengan baik. Polda Sumut siap membantu adik-adik semua. Jangan takut untuk melaporkan apabila adanya gangguan-gangguan," pungkasnya. MA

2 juta 51 ribu masker Dibagikan untuk masyarakat

By On September 10, 2020


Medan,Ekspos.co.id- Apel launching pembagian masker di laksanakan Polda Sumut dalam rangka menekan angka penyebaran covid -19 di wilayah Sumut yg di laksanakan pada hari Kamis (10/9) bertempat di Lapangan merdeka Medan. 

Turut hadir dalam kesempatan ini Kapolda Sumut, Gubsu, mewakili Pangdam I/BB beserta unsur forkopimdasu dan perwakilan masyarakat serta bakal colan walikota medan. 

Kapolda Sumut menyampaikan harapannya dengan di bagikannya sebanyak 2 juta 51 ribu masker ini dapat memberikan dampak yg signifikan untuk membuat masyarakat sadar akan anjuran protokol kesehatan di tengah pandemic covid -19. 

Dalam sambutannya Gubernur Sumut menyampaikan pentingnya penggunaan masker di tengah pandemic covid -19 ini untuk menghindari tertular covid - 19. 

Kita harus bersama - sama melawan penyebaran covid -19 dengan mematuhi anjuran protokol kesehatan. Harapannya dengan di baginya 2 juta masker ini dapat menekan penyebaran penularan covid -19. 

Kita akan lakukan penindakan berupa teguran secara lisan, tertulis dan tindakan fisik untuk pendisiplinan bagi masyarakat dan unsur pemerintah yg tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan . 

Kegiatan di lanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol launcing pembagian 2jt 51 ribu masker kepada masyarakat. 

Dalam kesempatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumut Bapak H Edy Rahmayadi yg di lanjutkan dengan penyerahan sekaligus pemakaian masker secara simbolis kepada perwakilan masyarakat yg hadir oleh Forkopimda. 

Kemudian Kapolda Sumut, Gubsu dan Perwakilan Pangdam I/BB juga turut melaksanakan kampanye mencuci tangan sebelum melaksanakan pelepasan pasukan pembagi masker yg tediri dari TNI , Polri, Satpol PP dan Dishub yg akan membagikan masker kepada masyarakat secara mobile sekaligus melakukan pendisiplinan. MA



Contact Form

Name

Email *

Message *