HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

Temu Kangen Alumni SMPN 1 Perbauangan

LAPORAN : SIMON



GEN,Perbaungan-Temu Kangen Alumni SMP Negeri 1 Perbaungan dari angkatan tahun 79,81 dan 82,yang dilaksanakan di Gedung Deperindagsar Sergai,Pasar Bengkel,Minggu (13/1).
     Kegiatan Temu Kangen SMP Negeri 1 Perbaungan atau acara Reunian yang dilaksanakan di Pasar Bengkel tepatnya meminjam gedung Deperindagsar Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan,berjalan sukses dan meriah dengan hadirnya Alumni dan guru - guru yang pernah mengajar di SMPN 1 tersebut,juga hadir Kepala Sekolah SMPN 1 Yang saat ini dijabat oleh Drs.H.Sopiyan dan juga hadir al Ustaz Zahroni,Spdi yang dipanggil untuk memberikan Tausiyahnya,Kapolsek Perbaungan AKP.Marluddin,Sag dan Camat Perbaungan Drs.Akmal Koto yang diwakili oleh Kades Pasar Bengkel.

      Temu kangen yang disponsori oleh Alumni SMPN1 angkatan tahun 82 dengan mengundang rekan - rekan alumni yang lain,sementara tanpa diduga dalam acara tersebut hadir juga kakak kelas dari Alumni SMPN 1 Perbaungana angkatan tahun 74 yang memang sudah terbentuk dengan istilah Ketupat (Kelompok Tujuh Empat) yang diwakili oleh Sekretarsinya Sabariah,Silalahi,SH dalam sambutanya mengajak adik -adik alumni yang lain untuk bekerja sama dan melakukan kebersamaan membangun dari apa yang ada di sekolah SMPN 1,hal ini agar dapat menjalankan program pendidikan ditempat kita diajarkan ilmu,apalagi dalam hal ini masih hadirnya guru - guru kita ini yang membangkitkan semangat kebersamaan dan kekompakan kita selaku Alumni,ini penting untuk anak dan cucu kita nanti,karena kalauy dinilai saat ini saja kita sudah sikitar 30 tahunana tidak lagi pernah bertemu,tentu dalam hal ini banyak diantara rekan -rekan dan adik alumni yang sudah menjadi,paparnya.
       lain halnya sambutan yang diberikan oleh Alumni tahun 82 yang diuwakili oleh Kapten Inf.Dony,yang sangat berharap kalau kita dahulu sangat berbeda dengan pendidikan saat ini,jadi kalau kita dahulu dipukul atau ditampar itu menandakan kita masih disayang,tapi kalau saat ini dilakukan seperti itu kepada guru,ini sudah tidak bisa ditolerir,pasti akan dituntut oleh murid dan orang tuanya,sehingga saat ini guru menjadi apatis dan takut untuk berbuat dan mengajar siswa,semoga kelak ini akan dapat ditinjau ulang lagi demi kemajuan dari anak dan cucu kita juga,ujarnya.
       Sementara Prop.Dr.H.Khairuil Amsari,MAP yang juga merupaka alumni angkatan 79,mengatakan kalau kita saat ini sebagai Pembantu rektor 1 di Unimed,jadi semua itu juga merupakan bimbingan dan pengajaran dari bapak - Ibu guru kita,seperti saat ini ada anak didik kita yang akan menjadi Prof juga,jadi kita patut berbangga hati dengan perputaran dan kemajuan pendidikan,kalau dahulu kita pernah menjadi murid dan esoknya malah guru kita menjadi mahasiswa kita juga,jadi perjuangan guru itu patut kita jadikan tauladan dan contoh yang baik,yang terpenting kita saling menghormati dan saling kerjasama yang baik dan tetap kompak selalu,harapan Prof .

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *