HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

KETUA KPID SUMUT PARULIAN TAMPUBOLON S.SN HIMBAU KEPADA STASIUN TELEVISI DAN RADIAO AGAR TAAT DALAM PERATURAN REGULASI PENYIARAN

Medan EKSPOS. CO. ID
Dalam rangka pengawasan Pemberitaan dan penyiaran iklan kampanye Pemilu 2019 di daerah  dan memasuki masa Tenang
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara telah mengeluarkan surat edaran No.3 /PENYIARAN/02/Tahun 2019 kepada semua stasiun televisi dan radio untuk taat dan tunduk pada regulasi Penyiaran khususnya yg berkaitan dgn Tahapan  demi tahapan agenda Pemilu 2019.
KPID SUMUT Melalui siaran Pers yg di sampaikan ketua KPID SUMUT Bpk.Parulian Tampubolon.SSn meminta kepada semua Lembaga penyiaran di wilayah layanan Provinsi Sumatera Utara agar tidak lagi menyiarkan kegiatan2 Peserta Pemilu atau materi iklan kampanye Pemilu 2019 ini yg terhitung 3 hari sebelum masa pemcoblosan,seperti kegiatan2 pasangan calon presiden-calon wakil presiden, maupun partai politik selama masa tenang mulai 14 April 2019 hingga masa pencoblosan 2019 mendatang.
"Jadi selama masa tenang, siaran radio maupun layar televisi harus benar-benar bersih
dari kegiatan2 siaran kampanye dan iklan kampanye," ujar Ketua KPID Provinsi Sumatera Utara Bpk.Parulian Tampubolon.SSn

Beliau menambahkan, televisi dan radio juga dilarang menyiarkan ulang materi debat
Kampanye pasangan capres-cawapres yang berlangsung 13 April 2019 Yang lalu dan kami akan bertindak Tegas dan memberikan sanksi bila ada Lembaga Penyiaran yg melanggar.

Untuk mengawasi kegiatan penyiaran yang dilakukan radio dan televisi di wilayah layanan SUMUT kami telah melakukan
melakukan pemantauan atau monitoring selama 24 jam yang melibatkan tim pemantau dan bekerja sama dgn masyarakat melalui Forum masyarakat peduli penyiaran sehat (FMPPS) yg dibentuk di setiap kabupaten/kota.

pemantauan dan monitoring juga melibatkan sejumlah tenaga ahli,tokoh masyarakat,tokoh agama,pendidikan yang membantu menganalisis konten siaran.

"Mudah2an dengan pemantauan yang sangat ketat, jika terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran akan terpantau dan mempunyai bukti Rekaman oleh peralatan yg ada di KPID SUMUT.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah SUMUT bersama Komisi Pemilihan Umum Derah(KPUD) SUMUT dan Badan Pengawasan Pemilu (BAWASLU)SUMUT yg sejak tahun 2016 telah membentuk  MOU Gugus Tugas Pengawasan dan
Pemantauan Pemberitaan, Penyiaran, dan Iklan Kampanye baik pada PILKADA Serentak kemarin  dan  Pemilihan Umum Tahun 2019 ini.

Ketiga lembaga tersebut telah membuat keputusan bersama yang mengatur secara

teknis pengawasan dan pemantuan tersebut. Di tiingkat provinsi, pengawasan dan

pemantauan tersebut dilakukan oleh KPID Provinsi, KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi bekerja sama sampai ke Kabupaten/Kota/Kecamatan/Kelurahan dan Desa.

Semoga Lembaga penyiaran ikut serta menjaga Kondusifitas Pemilu 2019 dgn tetap Netran dan membawa masyarakat berbondong2 ke TPS  sebagai fungsi Media yg menginformasikan Pemilu 2019 sebagai pesta Rakyat dan wujub Demokrasi negara PANCASILA.

(WILMAR)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *