HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

Kapolres Pelabuhan Belawan Sayangi Anak Yatim


Belawan,Ekspos.co.id- Merasa terpanggil untuk menyayangi Anak yatim,Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. mengunjungi anak yatim yang sempat takut menjadi seorang polisi.Rabu (06/11).
Ibnu Hakim 13 tahun adalah seorang anak yatim warga Gudang arang,lorong melati.kel.Belawan 1 kec. Medan Belawan.Sempat menjadi pembicaraan " Nitizaen." di medsos.
Pasalnya " Saat mengikuti lomba Ajang Pencarian Bakat kemarin Ibnu adalah peserta yang mengikuti lomba vocal dan menyanyikan lagu Ayah.Penampilan yang agamis yang rapi dan lagu yang membuat orang terharu menjadi sorotan publik "
Kapolres AKBP Ikhwan sempat meneteskan air mata dan merasa terharu dengan penampilan anak yatim ini.Hingga pembawa acara langsung mengomentari dan menanyakan apa cita cita Ibnu kalau sudah besar? 
Apakah ingin jadi polisi, ibnu menjawab tidak mau jadi polisi karna takut nantinya menghajar orang.Dia takut menjadi orang jahat ibnu ingin menjadi orang yang baik saja..tutur ibnu.
Untuk meyakinkan bahwasanya Polisi itu orang yang baik kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH .MH.mengunjungi dan meyakinkan bahwa polisi itu orang yang baik dan selau mengayomi masyaratnya.
Kapolres AKBP Ikhwan SH.MH. juga menyayangi anak yatim dan kaum dhuafa di perlihatkan kepada Ibnu tentang bagaimana menjadi seorang Polisi.Memberikan bantuan kepada fakir miskin dan dekat kepada masyarakat membuat anak berusia 13 tahun ini menjadi mengerti,ternyata polisi itu baik.
Kapolres juga mengajak para masyarakat untuk saling membantu dan menyayangi anak anak yatim agar terus bisa belajar dan mengenal agama agar memiliki akhlak yang baik .
Saya juga menuntun Ibnu agar bisa mencapai cita cita Ibnu yang tadi nya takut dengan polisi kini dia berbalik ingin menjadi seorang polisi,ujar kapolres.
Di waktu dan daerah yang sama Kapolres juga menyempatkan diri untuk mengunjungi nenek Zahra (75 ) yang hidup sebatang kara yang tinggal di gubuk reot tanpa alas tempat tidur.
Nek Zahra hanya memiliki seorang cucu yang tinggal cukup jauh dari rumah nya. Hingga saat ini nek Zahra (75 ) hanya hidup seorang diri dan mengandalkan belas kasihan warga sekitar saja.
Wak uden warga sekitar menjelaskan kalau anak dan suami nya nek Zahra adalah korban kebakaran dahsyat di kampung gudang arang beberapa tahun lalu itu .hingga hanya dia dan seorang cucu nya yang selamat .
Membangun rumah nya kembali dengan swadaya dan sedikit bantuan pemerintah tidak membuat rumahnya layak untuk di huni.Hingga sampai sekarang gubuk yang dia huni hampir nyaris rubuh, tidak ada sedikut pun isi rumah yang berharga.
Melalui laporan kepala linkungan,kapolres AKBP Ikhwan mendatangi dan Membantu nek Zahra yang tinggal sebatang kara.
Kapolres mengatakan,hari ini juga saya akan bantu dan membelikan tempat tidur juga selimut untuk nek Zahra, Agar beliau bisa tidur dengan nyenyak.Dan saya juga akan urus untuk bantuan dari pemerintah agar bisa mendapatkan program PKH kusus nya lansia,tegasnya. 
Dalam menyambangi anak yatim dan kaum dhuafa kapolres pelabuhan belawan AKBP Ikhwan Lubis SH .MH. Belusukan sampai ke lorong lorong yan sangat sempit dan berlumpur.(MA) 

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *