HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

Seniman Masuk Sekolah

Pematangsiantar,Ekspos.co.id - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Drs Eddy Buah Saragih diminta menyiapkan kegiatan yang bisa masuk Museum Rekor Indonesia (MURI).Kegiatan yang disiapkan dengan mengangkat dan mempertahankan budaya Simalungun.

Permintaan itu disampaikan Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Seniman Masuk Sekolah dihadiri ratusan murid SD dan Pelajar SMP bertempat di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Selasa (10/12).

Walikota Siantar, Hefriansyah, SE,MM secara resmi membuka acara tersebut  ditandai pemukulan gondang. Gerakan Seniman Masuk Sekolah tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar dengan berbagai kegiatan. Seperti pawai karnaval mengelilingi jalan protokol Kota Pematangsiantar, pagelaran seni budaya, serta pameran lukisan.

Hefriansyah dalam sambutannya berharap kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah yang tahun ini dikhususkan untuk pelajar SD dan SMP bisa dilaksanakan secara berkesinambungan.

Masih kata Hefriansyah, saat ia menghadiri pembukaan Festival Danau Toba di Parapat, Kabupaten Simalungun, Senin (9/12), sebenarnya ia merasa agak iri. Sebab dalam acara tersebut, kegiatan melipat kain Bulang Sulappei khas Simalungun bisa masuk rekor MURI, yang dihadiri sebanyak 1.000 siswa. 

"Saya berharap agar Kepala Dinas Pendidikan Pematangsiantar membuat acara supaya kita bisa masuk MURI, 'Hadirkan 1.000 atau 2.000 orang dengan mengangkat budaya Simalungun dan mempertahankan budaya Simalungun yang kita cintai," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Drs Eddy Nuah Saragih mengatakan, Gerakan Seniman Masuk Sekolah dilaksanakan dalam kegiatan ektrakulikuler di sekolah. 

Para seniman, katanya, yang selama ini beraktivitas di sanggar atau di studio, memberikan pelajaran kesenian ke sekolah dengan sasaran masing-masing sekolah sebanyak 20-30 orang siswa. 

"Tadi juga kita telah melaksanakan kegiatan festival pakaian adat Simalungun. Kepada para siswa diharapkan dapat mengenal budaya Simalungun yang merupakan akar budaya masyarakat Kota Pematangsiantar, sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat melestarikan kebudayaan simalungun.(fo/red)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *