HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nasional

Pages

Wali Kota Tebing Tinggi Sesalkan Tindakan Kantor Pos Tebing Tinggi

Tebing Tinggi,Ekspos.co.id- Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyesalkan tindakan PT.Kantor Pos Tebing Tinggi kurang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam penyaluran BST itu Selasa (12/5).

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial untuk warga Tebing Tinggi melalui Kantor Pos, terpaksa dibubarkan karena PT.Kantor Pos mengabaikan protokol kesehatan dalam melakukan penyalurannya.

Penerima BST di Kota Tebing Tinggi sebanyak 8.260 KK, masing-masing mendapat Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan. Warga yang menerima bantuan harus membawa KTP asli.

Untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan penanganan COVID-19, Satpol PP Pemkot Tebing Tinggi membubarkan kerumunan warga dan mengalihkannya ke anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka yang berada di depan Kantor Pos.

"Kita tidak mau mengambil resiko sekecil apapun apalagi sampai jatuh korban akibat terdampak COVID-19, dan untuk itulah kami alihkan warga keanjungan Sri Mersing," katanya.

Wali Kota menyayangkan PT.Kantor Pos Tebing Tinggi tidak mau berdiskusi dengan pemerintah daerah setempat untuk melaksanakan penyaluran BST terutama dalam upaya tidak terjadinya penumpukan massa. Ant/red



Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *